Review Sehatq.com

Ada yang menarik ketika saya ngobrol dengan beberapa orang teman terkait dengan situasi terkini. Khususnya tentang dunia kesehatan. (review sehatq.com)

Content Writer – Ada yang menarik ketika saya ngobrol dengan beberapa orang teman terkait dengan situasi terkini. Khususnya tentang dunia kesehatan.

Kebetulan kami sama-sama memiliki basic pendidikan bidang kesehatan, jadi ya obrolannya enggak jauh-jauh dari dunia kesehatan.

Awalnya sih dia hanya tanya soal jumlah pasien di RS, lalu melebar bahas soal ide-ide bisnis terkait layanan kesehatan.

Kalau bahas pasien mah, keknya cocoknya untuk konsumsi kalangan terbatas ya? Tapi untuk bahasan ide-ide bisnis itu, boleh ya diungkapin?

Kerjaan utama saya memang sebagai karyawan di rumah sakit, tapi di luar jam kerja kantoran ya saya coba mengikuti perkembangan dunia bisnis dan teknologi.

Info paling hangat sepertinya tentang bagaimana cara mempertahankan bisnis rumah sakit agar bisa survive di era pandemic covid-19 seperti sekarang ini.

Dari webinar yang saya ikuti beberapa waktu yang lalu, salah satu model bisnis yang bisa dicoba adalah bisnis model canvas.

Mengenai detail jenis bisnisnya seperti apa, saya belum begitu paham sih. Karena memang belum mendalami.

Namun, dari webinar itu saya bisa menangkap beberapa informasi menarik terkait bagaimana cara-cara yang sebaiknya ditempuh oleh rumah sakit agar bisa survive.

Yang menarik, “Apakah ini tandanya bahwa, saat ini banyak rumah sakit yang mati-matian berjuang untuk survive?”

Hehe …. Tentu ini bukan kapasitas saya untuk menjawab ya? Saya lebih suka memotret apa yang saya serap dari ilmu-ilmu yang bertebaran di luar sana.

Baca Juga: SK Tim Khitan Sudah Terbit, 22 Orang Bersiap ke Maluku dan Ambon

Satu fakta, saat ini banyak rumah sakit yang mulai gencar memasarkan layanannya melalui media online. Bahkan mengubah system layanan agar bisa bersinergi dengan system online.

So, apa kesimpulan kalian? Silakan di keep dalam hati saja ya?

sehatq.com

Rumah Sakit Harus Mengembangkan Telemedicine

Mengenai apa itu telemedicine, saya enggak akan bahas banyak di sini. Silakan nanti bisa diskusi di kolom komentar atau via japri kontak saya.

Mengapa telemedicine? Karena ada kebijakan social/ physical distancing yang kudu dipatuhi oleh masyarakat sebagai salah satu upaya memutus rantai infeksi covid-19.

Mengapa telemedicine? Karena banyak orang yang mengungkapkan bahwa mereka takut pergi ke rumah sakit.

Mengapa telemedicine? Karena ini adalah solusi agar rumah sakit tetap bisa beroperasi dan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dan, masih banyak lagi pendapat yang bisa dipakai untuk menjawab bahwa telemedicine adalah ide bisnis yang saat ini dianggap paling tepat untuk dijalankan rumah sakit. Agar tetap survive.

Rumah Sakit dan Sehatq.com

Masalahnya sekarang enggak semua rumah sakit siap untuk menjalankan konsep telemedicine yang memadai.

review sehatq
review sehatq

Ya, kan sudah lumayan banyak yang terpaksa mengurangi kapasitas layanannya karena deficit akibat dampak pandemic.

Memang bukan Cuma ojol, pedangang kaki lima, atau pengusaha saja yang terkena dampak. Rumah sakit pun sama, harus mati-matian mengubah system layanan dan upaya efisiensi untuk survive.

Andaikan dari dulu setiap rumah sakit punya layanan online seperti sehatq.com, sepertinya akan beda cara ngadepin pandemic covid-19.

Kenapa? Karena fitur-fitur yang ada di sehatq.com ini semacam digitalisasi layanan kesehatan yang ada di rumah sakit. Meskipun enggak semua layanan rumah sakit bisa dibikin online ya.

Edukasi Kesehatan dan Obat-Obatan

Apa yang kita dapatin di rumah sakit? Salah satunya adalah edukasi kesehatan dan obat-obatan.

review sehatq
review sehatq

Baik yang dilakukan oleh dokter, maupun paramedic. Ya, memang standarnya kalau kita berobat ke rumah sakit, harus dikasih edukasi.

Mengenai diagnose penyakit, tanda dan gejalnya, cara penanganan, bagaimana konsumsi obatnya, dan lain sebagainya.

Di sehatq.com ada menu artikel kesehatan dan informasi obat-obatan yang bisa diakses secara gratis. So, klik aja Direktori Obat untuk mengakses informasi tentang obat-obatan.

Baca Juga: Mata Pisau yang Siap Menikam Perawat

Booking Dokter atau Rumah Sakit

Ketika kita mendaftar periksa di rumah sakit, sejatinya kita sedang booking dokter untuk mendapatkan layanan kesehatan.

review sehatq
review sehatq

Lalu ketika kita dirawat dan butuh penanganan lanjut, petugas rumah sakit akan mencarikan rumah sakit rujukan untuk tindak lanjut proses perawatan. Ini sama juga dengan booking rumah sakit.

Di sehatq.com tersedia menu tersebut. Malah kita enggak perlu repot-repot datang ke rumah sakit untuk melakukan booking.

Kita bisa tinggal klik aja www.sehatq.com maka urusan kelar.

Ada Apa Lagi di Sehatq.com?

Banyak boss. Salah satunya ada toko.sehatq.com Kalau mau tahu, ya jangan sungkan-sungkan klik sehatq.com. Soalnya kalau saya jabarin semua di artikel ini bisa panjang banget ntar.

Ngomong-ngomong, apa kabar dengan bisnis rumah sakit? Ups, boleh enggak sih nyebut rumah sakit sebagai salah satu bentuk bisnis? Katanya selama ini kan lebih ke sosial oriented, bukan bisnis.

Ya, dilipat lalu dimasukin ke hati aja ya?

Pada intinya, kalau sebuah rumah sakit belum siap bikin system layanan kek sehatq.com, ya minimal kerjasamalah dengan platform digital sejenis.

Agar apa? Agar tetap survive menghadapi situasi pandemic covid-19.

Baca Juga: Menilai Kinerja Manajer

Apa ini artinya kalau layanan kesehatan rumah sakit enggak mengarah ke sana bisa terancam kolaps dan bangkrut?

Meibi yes, meibi no.

 

Karena senjata paling berharga yang dimiliki rumah sakit saat ini untuk eksekusi konsep telemedicine adalah sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki.

Khususnya yang masih muda dan memiliki kreatifitas dan inovasi dalam pengembangan teknologi.

Ini bukan saya yang ngomong, lho, tapi ini kalimat dari salah satu pemateri di webinar, “Strategi Turn Around Rumah Sakit dengan Bussiness Model Canvas.”

So, lets do it.

Leave a Reply

You May Also Like

Resensi Novel Tentang Kamu

Sumber Gambar: topsy.one Judul                      : Tentang Kamu Penulis                   : Tere Liye Penerbit                  : Republika Penerbit Tahun…
Read More

Warung Pojok

Senoners Blog – Memang benar jika Yogyakarta adalah kota romantis. Setiap jengkal sudut kota punya daya romantisitas masing-masing. …