Warung Pojok

Senoners Blog – Memang benar jika Yogyakarta adalah kota romantis. Setiap jengkal sudut kota punya daya romantisitas masing-masing. 

Malioboro dengan tongkrongan belanjanya, keraton dengan sakral keabadiannya, candi prambanan dengan prasasti Roro Jonggrangnya, dan tentunya semua itu terasa tidak lengkap kalau tidak membicarakan tempat kuliner di Yogyakarta. 

Nah, inilah tempat mojok asik di Yogyakarta. Warung pojok Yogyakarta.


Warung pojok terletak di pinggiran kota Yogyakarta. Berdampingan dengan beberapa kawasan perumahan yang baru dibangun. Namun, masih banyak sawah dan lahan hijau dengan pepohonan disekitarnya. 

Tempat ini sepertinya mulai jadi idola bagi pasangan muda-mudi maupun rombongan keluarga untuk bersantai menikmati aneka masakan lezat. Seperti suana yang terlihat sore itu, ketika kami mampir ke warung pojok di daerah Jambidan Pleret.


Sesaat setelah kami memarkir kendaraan, sudah terlihat seorang petugas yang menunggu di pintu masuk, membawa daftar menu dengan senyum manisnya. Perempuan cantik berkaos hijau itu kemudian mengantarkan kami untuk memilih tempat duduk yang kami inginkan. 

Setelah itu perempuan itu dengan sabar menunggu kami yang sedang memilih menu yang akan kami pesan. Setelah mencatat pesanan kami, perempuan yang selalu tersenyum itu bergegas menuju ruang penerimaan pesanan.


Kami memilih duduk di area lesehan di sisi sebelah barat. Dari sini kami bisa melihat area ruang tengah yang disusun dengan meja-meja dan dua pasang kursi disetiap mejanya. 

Kemudian disekeliling ruangan disediakan area lesehan yang di tata dari susunan papan yang dibalut karpet hijau. Dari tempat kami duduk, dengan jelas kami bisa mengamati seisi warung. Termasuk susunan meja kursi yang ditata di emperan seolah menunggu pelanggan yang suka dengan suasana outdoor. 
Sumber: kulineranjogja.blogspot

Nyaman dan bersih. Kesan inilah yang sengaja ditonjolkan dari warung ini. Ketika malam datang, suasana di warung ini berubah menambah romantis.


Kami memesan masakan gurami yang menjadi salah satu menu andalan warung ini. Selain itu beberapa menu tambahan lain seperti kerang asam manis, jamur crispy, sayur asem, sambal terasi, dan aneka minuman juice. 

Kami beruntung sekali, ternyata setiap pemesanan satu porsi gurami memdapatkan free terong goreng tepung pedas manis dan satu porsi trancam. Dari presentasi menu-menu yang tertata di meja kami, jelas konsep warung pojok sudah diperhitungkan dengan profesional. 

Kami seperti tak kuasa menahan air liur yang ingin segera meluberi seisi mulut. Setelah mencuci tangan, kami segera menyantap semua menu yang tersaji di atas meja di depan kami.


“Wow.. mak nyusss.. mantab nie guraminya,” celetuk salah satu kawan kami.


Warung pojok nama yang sebenarnya identik dengan letak sebuah warung yang posisinya di pojok. Kalau melihat posisi warung ini, memang letaknya hook, dipojokan, disalah satu sisi perempatan jalan Pleret di daerah Jambidan. 

Mungkin karena letak inilah kemudian lahir nama warung pojok. Kelebihan  dari warung yang posisinya hook seperti ini adalah memiliki sisi area parkir yang lebih luas. Alur kedatangan pengunjung bisa melalui dua sisi sehingga bisa mengurangi kesan sempit atau sesak ketika sedang ramai pengunjung.


“Kapan-kapan kita mojok kesini lagi ya, Gaes?” ajak salah satu teman kami, setelah selesai menghabiskan menu dimeja kami. Kami tersenyum puas. Jika saja kantung perut kami lebih besar mungkin kami akan pesan lagi. 

Selain lezat, ternyata harganya juga sangat bersahabat dengan dompet. Pantas saja banyak rombongan keluarga dan pasangan muda-mudi yang menikmati menu di warung ini.


Iseng-iseng saya datangi salah satu pengunjung yang sedang menikmati makanan bersama keluarganya. Ibu tersebut mengatakan sudah sering makan di warung pojok ini. Sering sekali mengajak suami dan anaknya ke warung ini terutama ketika sedang ingin bersantai menikmati menu yang berbeda dengan menu yang biasa dimasak di rumah.


“Saya suka makan disini karena tempatnya bersih dan harganya lumayan murah, Mas. Kalau ramai-ramai sama keluarga lebih asik, sekalian refreshing,” pendapat seorang ibu yang saya tanyai tentang warung pojok.


Nah, tentunya anda akan terus penasaran jika tidak memcobanya sendiri. Silakan jika anda sedang di Jogja mampir saja ke warung pojok. Sangat mudah untuk sampai ke tempat ini. 

Dari terminal Giwangan ikuti jalur ring road ke arah perempatan jalan wonosari. Setelah ketemu perempatan pertama, belok ke kanan lurus saja ke arah Pleret. 

Warung pojok ada di sebelah kanan jalan, setelah ketemu lapangan jambidan, maka anda akan sampai di warung pojok. Inilah tempat mojok asik di warung pojok Yogyakarta. (ESN) 

Leave a Reply

You May Also Like

Resensi Novel Tentang Kamu

Sumber Gambar: topsy.one Judul                      : Tentang Kamu Penulis                   : Tere Liye Penerbit                  : Republika Penerbit Tahun…
Read More

Review Sehatq.com

Ada yang menarik ketika saya ngobrol dengan beberapa orang teman terkait dengan situasi terkini. Khususnya tentang dunia kesehatan. (review sehatq.com)